Testimoni Kutus Kutus Obat Lumpuh Servasius Pranoto.

Testimoni Lumpuh Sembuh, Itulah Kemunculan Obat Kutus Kutus.

Kutus Kutus Muncul Karena Mengobati Diri Sendiri dari Lumpuh dan Sembuh – menjadi kisah pribadi peracik Servasius Bambang Pranoto yang tidak bisa terlupakan tentang khasiat awal minyak ajaib ini. Suatu kisah yang kelam, saat Babe melewati pematang sawah dengan memikul kentang 10 kg dari jalan ke rumah untuk restaurant Mango Lango-nya

Berjalan sampai memikul beban,  menghindari pakaian yang diletakkan di rumput, saat banyak anak vespa mandi di subak yang memang kesehariannya digunakan oleh masyarakat untuk mck. Brukkkk….beliau terperosok di lubang yang sangat dalam.

Awalnya dianggap biasa-biasa saja, meski sakit begitu keras sampai tidak kuat untuk jalan (akhirnya brangkang). Keesokan hari setelah bangun pagi, sakit begitu menjadi jadi sampai ada pada kondisi lumpuh. Disinilah dengan berdarah-darah, cucuran keringat dan panasnya pikiran: turning point kehidupan dimulai.

“Saat saya lumpuh, keluarga juga lumpuh tanpa daya, disini saya tahu bahwa saya sangat dibutuhkan, dari sinilah saya mengubah pandangan hidup saya, bahwa kaya itu penting” begitulah kira-kira yang dikatakan pak Bambang dalam satu kesempatan. Berubah dari kontemplasi pasif menjadi komtemplasi aktif. Diawali dengan kondisi tanpa daya, “Kutus Kutus” mulai diracik.

Kutus Kutus Dimulai dari Racikan Tumbuh-Tumbuhan yang Ada di Sebatas Halaman Rumah      

Kutus Kutus Dimulai dari Racikan Tumbuh-Tumbuhan yang Ada di Sebatas Halaman Rumah – tidak lebih tidak kurang. “Aku memetik daun dan bunga menggunakan hatiku, memverifikasi kebenarannya bersama Google” ungkap Pak Bambang dalam satu obrolan.

Kebiasaan inilah yang menjadikan pak Bambang benar-benar ahli di bidang kesehatan dan pengobatan sampai detik ini. Seolah menjadi “ensiklopedi berjalan” tentang segala hal yang menyangkut jejamuan, penyakit dan cara penyembuhan beserta cara-cara bisnis Kutus Kutusnya.

Bayangkan, dalam kondisi pincang, memetik dedaunan di tanah halaman rumah yang naik turun, memverivikasi khasiat di goole, menumbuk dan memasak sendiri, untuk kesehatan sendiri, INILAH LABORATORIUM TERBESAR KUTUS KUTUS yang diawali dari kondisi hidup dan mati, rasa sakit yang luar biasa, kekuarangan finansial dan tetesan air mata.

Dengan segala try error, uji coba diri sendiri yang sangat panjang, sakit selamat 8 bulan, akhirnya tercipta formula minyak gosok yang bisa menyembuhkan kelumpuhan pak Bambang sendiri. Embriologi Kutus Kutus sudah lahir dari rahimnya

“HERU, KERJA ITU PAKAI PASSION, NO MIND, KERJA KERAS, TANPA MENGHARAPKAN HASIL, BAGAIMANA BISA KAMU MENGHARAPKAN HASIL? TUHAN SUDAH MENGATUR SEGALANYA DARI A SAMPAI Z, BELIAU MENGUASAI SEMUA KEHIDUPAN INI, JIKA SAATNYA TIBA, SEMUA AKAN DIPERSEMBAHKAN KEPADAMU, SAYA KIRA NASIHAT INI SUDAH SUDAH KAMU DENGAR SEJAK 12 TAHUN YANG LALU, TETAP SAMA.”

Melewati Gempuran Sinisme Dari Anak Sendiri

Gempuran Sinisme Dari Anak Sendiri –  tidak membuat patah arang, justru menjadi bahan bakar penyemangat untuk menciptakan obat gosok untuk menyembuhkan diri sendiri.

“Apa si Pah, Papa minta berapa per bulan, nanti aku transfer deh” kata putri pertamanya melihat pak Bambang tergopoh-gopoh memetik dedaunan. “Kamu belum ngerti Cit, nanti lihat saja” balasnya. Percakapan futuris ini memang menjadi karakter pak Bambang sejak dulu

“Heru, disini aku ga cari duwit receh, tapi mau tanam pohoh duwit” satu pembicaraan jauh sebelum Kutus Kutus ada (mungkin di tahun 2005). Namun kadang gempuran tekanan kehidupan justru membuat anak terdekat, termasuk saya, tidak menjadi percaya apa yang dikatakan pak Bambang.

“Lihat saja nanti” ungkapnya.